Kamis, 23 September 2010

Cara membuat program hello world

Cara membuat program hello world

C++ merupakan salah satu bahasa pemrograman yang powerful. C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah. C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1979 sebagai pengembangan dari bahasa pemrograman C. Salah satu aspek yang membedakan antara bahasa C dengan bahasa C++ adalah : C++ sudah mendukung pemrograman berbasiskan object (OO Programming).
Pada posting kali ini saya akan membuat aplikasi C++ sederhana dengan menggunakan editor Netbeans dan sistem operasi Linux Ubuntu 10.04. Oh ya salah satu kelebihan C++ adalah bahwa bahasa pemrograman ini juga mendukung cross platform. hampir semua syntax dapat dijalankan baik pada sistem operasi Windows dan Linux. Kalo Macintosh saya tidak pernah mencoba, maklum tidak punya Mac :mrgreen:. Oke berikut ini langkah demi langkah membuat aplikasi hello word menggunakan bahasa pemrograman C++, Netbeans Editor 6.8, dan sistem operasi Linux Ubuntu 10.04.
  • Langkah pertama, kamu harus memiliki editor Netbeans. kalau belum silahkan download dengan mengklik link ini. Lalu pilih yang pilihan paling akhir yang sizenya 237 MB. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini
Download Netbeans
  • Langkah kedua tentu saja menginstall editor Netbeans yang sudah kamu download.
  • Setelah editor Netbeans sudah terinstall, kamu sudah siap untuk membuat program aplikasi hello world.
  • Buka editor Netbeans yang sudah kamu install, dengan memilih menu applications->programming->Netbeans IDE 6.8
  • Pilih menu File->New Project.
  • Pada pilihan choose project, pilih C/C++ dan pada bagian Projects pilih C/C++ Application. Setelah itu klik tombol Next. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan gambar dibawah ini
Memilih jenis project di Netbeans
  • Langkah berikutnya adalah mengisikan nama aplikasi yang hendak dibuat. Kamu dapat mengisikan nama aplikasi yang hendak dibuat sesuai dengan keinginan kamu. Pada kasus ini saya mengisikan dengan nama “HelloWorld”. Harap diperhatikan, untuk nama aplikasi jangan menggunakan tanda spasi. Pisahkan dengan tanda “_” atau pisahkan setiap kata dengan diawali huruf besar seperti yang saya gunakan.  apabila kamu sudah selesai memberikan nama project, klik tombol finish. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan gambar dibawah ini.
Mengisikan nama project c++ di netbeans
  • Apabila berhasil, maka project HelloWorld akan terbentuk dibagian tab project Netbeans seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini. Klik tombol + disebelah kiri nama project, dan klik juga tanda + disebelah kiri Source Files. Kita akan mengetikkan source kita di file main.cpp. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan gambar dibawah ini
file main cpp di Netbeans
  • Double klik file main.cpp untuk membuka source code file main.cpp. Ketikkan #include <iostream> using namespace std; dibawah statement #include <stdlib.h>.Setelah itu ketikkan cout << “Hello World”; diantara tanda “{ dan statement “return (EXIT_SUCCESS);”. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan gambar dibawah ini.
Source code program hello world di C++
  • Langkah berikutnya adalah mengcompile program yang kita buat dengan menekan kombinasi tombol shif+F11 atau dengan menekan tombol icon bergambar palu dan gagang sapu seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini
tombol untuk mengcompile program
  • Langkah berikutnya adalah menjalankan program yang kamu buat dengan menekan tombol play seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini
Tombol untuk menjalankan program
  • Apabila berhasil, maka program kamu akan menampilkan tulisan Hello World di shell terminal Ubuntu kamu, seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini
Output program hello world
PEMROGRAMAN PROSEDURAL

Algoritma berisi urutan langkah-langkah penyelesaian masalah. Ini berarti Algoritma adalah proses yang procedural.
pemrograman prosedural adalah Istilah Yang perlengkapan untuk menunjukkan cara di mana sebuah Komputer programmer menulis program. Metode pengembangan perangkat lunak, yang juga disebut aplikasi, berputar di sekitar menjaga kode sebagai ringkas mungkin. Hal ini juga berfokus pada hasil akhir yang spesifik untuk dicapai. Hal ini Juga berfokus pada Hasil Penambahan Yang spesifik untuk dicapai. Imperatif pemrograman lain adalah istilah yang digunakan untuk menandakan jenis pembangunan. Ketika itu adalah wajib bahwa program lengkap langkah-langkah tertentu untuk mencapai hasil tertentu, kode ini dikatakan telah ditulis sesuai dengan pemrograman prosedural.
Pengembang perangkat lunak yang sesuai dengan konsep program ini biasanya menulis rencana awal dalam bahasa sederhana sebelum benar-benar menulis kode. Pemrograman prosedural sering diajarkan untuk siswa pemula ilmu komputer karena logika di balik itu
. Tujuan mereka didorong untuk berpikir dalam serangkaian langkah penting yang harus diambil untuk mencapai tujuan.
Sebagai contoh, profesor mungkin mendorong kelas untuk menuliskan serangkaian tindakan yang dibutuhkan untuk mengambil untuk membuat selai kacang dan jelly sandwich. Berpura-pura tidak tahu bagaimana untuk membuat sandwich, setiap upaya siswa untuk mengikuti, langkah demi langkah, petunjuk. Berpura-pura tidak tahu bagaimana membuat sandwich, masing-masing upaya siswa untuk mengikuti, langkah demi langkah, petunjuk. Mereka belajar bahwa jika ada sesuatu yang ditinggalkan, mereka tidak akan berakhir dengan produk akhir yang mereka inginkan, sehingga mereka belajar pentingnya instruksi yang tepat. Kesadaran ini berfungsi untuk membantu siswa ketika dia mulai menulis kode aktual. Kesadaran ini berfungsi untuk membantu siswa ketika dia mulai menulis kode aktual.
pemrograman prosedural tidak selalu metode paling disarankan untuk pengkodean aplikasi. Software yang sangat kompleks dapat meminta ribuan baris kode, sehingga agak lebih sulit bagi sebuah tim orang untuk bekerja dengan itu. Software yang sangat kompleks dapat meminta ribuan baris kode, sehingga agak lebih sulit bagi sebuah tim orang untuk bekerja dengannya. Beberapa programmer terus berpendapat bahwa aplikasi yang sangat besar dapat menjadi sulit untuk mempertahankan bahkan oleh satu pengembang.

Beberapa orang secara keliru percaya bahwa tidak mungkin untuk menulis perangkat lunak yang sangat besar atau kompleks dalam bahasa pemrograman prosedural. program tertentu mungkin akan lebih mudah ditulis dengan menggunakan Object Oriented Programming (OOP), tetapi ini tidak berarti bahwa mereka tidak dapat dikembangkan secara prosedural. The Linux kernel, yang merupakan inti dari sebuah open-source operating system , ditulis menggunakan pemrograman prosedural. Aplikasi utama lainnya seperti server Apache, Drupal sistem manajemen konten dan Samba , semuanya ditulis dalam cara ini. Aplikasi ini besar dan dianggap rumit oleh mayoritas programmer.
Pada pemrograman procedural, program dibedakan antara bagian data dengan bagian instruksi. Bagian instruksi terdiri atas runtutan (sequence) instruksi yang dilaksanakan satu per satu secara berurutan oleh pemroses. Alur pelaksanaan instruksi dapat berubah karena adanya pencabangan kondisional. Data yang disimpan di dalam memori dimanipulasi oleh instrusi secara beruntun atau procedural. Paradigma pemrograman seperti ini dinamakan pemrograman procedural.
Bahasa-bahasa tingkat tinggi seperti Cobol, Basic, Pascal, Fortran dan C mendukung kegiatan pemrograman procedural, karena itu mereka dinamakan juga bahasa procedural. Selain paradigma pemrograman procedural, ada lagi paradigma yang lain yaitu pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming). Paradigma pemrograman ini merupakan trend baru dan sangat populer akhir-akhir ini.
Paradigma pemrograman yang lain adalah pemrograman fungsional, pemrogramn deklaratif dan pemrograman konkuren. Pada kesempatan ini penulis hanya menyajikan paradigma pemrograman procedural saja.

Pemrograman Prosedural :
a. Diselesaikan dalam bentuk prosedur atau fungsi
b. Program merupakan urut-urutan instruksi
c. Program dipecah-pecah ke dalam sub program yang lebih sederhana
d. Fokus utama pada prosedur dan fungsi
e. Fungsi dan prosedur digunakan untuk memanipulasi data
f. Sedangkan data sendiri bersifat pasif

Hal-hal yang menjadi dasar dalam pemrograman prosedural, meliputi definisi algoritma dan konstruktor pemrograman prosedural, serta konsep Input, Proses, dan Output yang sangat lazim dalam dunia pemrograman prosedural.

1. Algoritma
Algoritma adalah serangkaian langkah-langkah yang tepat, terperinci, dan terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah. Langkah yang tepat artinya serangkaian langkah tersebut selalu benar untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Langkah yang tidak memberikan hasil yang benar untuk domain masalah yang diberikan bukanlah sebuah algoritma.
Langkah yang terperinci artinya setiap langkah diberikan secara detail dan dapat dieksekusi oleh komputer, instruksi seperti “angkat sedikit ke kiri” merupakan contoh instruksi yang tidak tepat, karena “sedikit” tidak menyatakan sesuatu dengan tepat.

2. Konstruktor (elemen) Pemrograman Prosedural
Elemen bahasa pemrograman procedural adalah:
a. Program utama
b. Tipe
c. Konstanta
d. Variabel
e. Ekspresi, operator, dan operand
f. Struktur Data
g. Instruksi dasar
h. Program Moduler
i. File eksternal
j. Rekurens

3. Input, Proses, dan Output
Bagian input, proses, dan output dikerjakan secara sekuensial, dan dalam setiap bagian mungkin akan ada input, proses, dan output.

Struktur Bahasa Program Procedural
Secara umum, bahasa pemrograman yang berbasiskan prosedur terdiri dari blok/sub program. Yang memiliki dua bagian utama yaitu:
1. Bagian deklarasi
2. Bagian Statement

1.Bagian Deklarasi
Bagian deklarasi merupakan bagian program untuk mendefinisikan tipe data suatu variable, konstanta, serta fungsi dan prosedur yang akan digunakan pada program. Selain itu, bagian deklarasi dapat juga digunakan untuk memberi nilai awal suatu variable. Dengan kata lain, deklarasi digunakan untuk memperkenalkan suatu nama kepada Compiler program.

2. Bagian Statement
Bagian statement merupakan bagian program yang berisi perintah yang akan dieksekusi/dijalankan. Pada bahasa Pascal, bagian statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end. Apabila blok statement adalah blok utama program, maka reserved word end harus diakhiri dengan tanda titik(.), sebaliknya jika blok statement bukan blok utama program maka reserved word end diakhiri dengan tanda titik koma (;). Sebaliknya pada bahasa C, dimulai dari deklarasi variable hingga akhir statement diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal { dan }. Berikut adalah contoh potongan kode untuk implementasi menghitung luas lingkaran dengan Bahasa Pascal (kiri) dan Bahasa C (kanan).

Bahasa Pascal:
procedure Cetak (kal: String);
function Tambah (a,b:Integer): Integer;
Bahasa C:
void Cetak (char *String);
int Tambah (int a, int b);
uses crt;
const phi = 3.14;
var diameter, radius,
Luas : real;
begin
readln(diameter);
radius := diameter / 2;
Luas := phi * radius * radius;
writeln(Luas);
end.
#include
void main()
{ const phi = 3.14;
float diameter, radius, Luas;
scanf(“%f”, &diameter);
radius = diameter / 2.0;
Luas = phi * radius * radius;
printf(“%f”,Luas);