Jumat, 24 Desember 2010

TROUBLESHOOTING PC

Di   zaman    yang   serba   modern    ini  adalah   tidak  berlebihan   jika  mengatakan   bahwa   komputer   merupakan   alat   bantu   manusia   yang   paling  cepat dan akurat. Tetapi bagaimana pun juga seperti halnya mesin yang lain, komputer juga dapat mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsinya.  Masalah   yang   ditimbulkan   oleh  komputer    kadang   kala  merupakan masalah    kecil  yang   tidak  memerlukan     tingkat  pengetahuan    yang   tinggi  mengenai      komputer.     Untuk    menyelesaikan hal itu,  mungkin bisa  diselesaikan    oleh  seorang    yang   mempunyai     pengetahuan     sangat  dasar  tentang komputer. Tetapi terkadang masalah-msalah tersebut   juga  membutuhkan  tingkat   kemampuan  yang   tinggi  tentang   komputer    dan  komponen-komponennya sehingga memerlukan     seorang   teknisi  khusus untuk perbaikannya. Tugas   utama   seorang   teknisi  PC  ialah  mengenali   komponen yang gagal  berfungsi.  “Troubleshooter”     menggunakan      segala  peralatan   yang diperlukan     serta  kemampuan       berpikir   manusia,    untuk  mencari     dan memperbaiki komponen yang gagal berfungsi tersebut.
KATAGORI PEMERIKSAAN KOMPUTER
        Berikut merupakan  kesimpulan  tentang  katagori pemeriksaan computer yang merupakan   bentuk-bentuk   penelusuran   terhadap   kesalahan yang terjadi.
Kategori Pemeriksaan Visual.
Pemeriksaan visual   merupakan      tahap   awal    pemeriksaan     yaitu pemeriksaan beberapa masalah yang dapat ditangkap dengan mudah melalui pandangan mata atau panca indra kita. Pemeriksaan ini misalnya :
·         Pemeriksaan      sambungan-sambungan         kabel,  seperti  kabel  poer   atau kabel  data.   Apakah  terdapat kabel   yang   lepas   atau   tidak  tersambung dengan benar.
·         Pemeriksaan “jumper” seperti jumper motherboard, harddisk atau CD ROM, apakah konfigurasinya sudah betul?
·         Pemeriksaan pemasangan kartu-kartu seperti kartu grafis, kartu audio dan sebagainya.
·         Pemeriksaan PCB- apakah ada yang bengkok, jalur putus, atau “burn- out”, apakah ada cip yang terbakar dan sebagainya.

Kategori Pemeriksaan Bunyi
Pemeriksaan    bunyi    merupakan    pemeriksaan     komponen     dengan mendengarkan bunyi-bunyi yang dapat memberikan arti sendiri akan kondisi komputer. Sebagai contoh adalah:
·         Bunyi mekanikal boleh didengar dari putaran disk, putaran kipas dan lain-lain. Apakah bunyi komponen-komponen tersebut normal seperti biasa?
·         Pendeteksian     bunyi  beep  yang   muncul   ketika  POST.   Bunyi   beep yang ditimbulkan BIOS, memberikan arti tertentu.

Kategori Pemeriksaan Kondisi
Pemeriksaan    ini  memerlukan    interaksi  yang  lebih  khusus   seperti misalnya menyentuh cip untuk merasakan suhunya. CPU yang mempunyai panas berlebihan, tentunya akan menimbulkan masalah. Jika CPU memiliki chip yang besar seperti EPROM, mestinya memiliki suhu yang hangat saja. Sedangkan chip yang kecil tidak panas langsung. Chip keramik lebih panas daripada     yang    dibuat    dari   plastik.  Jika   terlalu   sejuk   ini   mungkin menunjukkan cip tersebut mati atau tidak ada arus yang sampai kepadanya.
Kategori Pemeriksaan Isyarat
Ini  adalah   cara  terakhir  jika  semua    langkah   yang   dilakukan    tidak mampu      mendeteksi     dan   menyelesaikan     masalah.    Pemeriksaan      ini  lebih complicated,   memerlukam   peralatan   khusus,   dokumen   dan   gambar   system serta   pengetahuan   yang   mendalam   mengenai   system   juga   elektronik.   Jika anda     belum     berpengalaman       dikategori    ini,  jangan    ragu-ragu    untuk berkonsultasi dengan orang yang anda anggap lebih berpengalaman.

Teknik dalam Troubleshooting

Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.

1.Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :

•Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.

•Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.

2.Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :

•Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.

•Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward.

Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.

Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.

Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).

Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.

Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.

Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
1.Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.

2.Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.

3.Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.

Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian masalah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal ; )

Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut.

Jumat, 10 Desember 2010

Cara Membuat Jaringan AD-HOC

Ad Hoc adalah suatu koneksi jaringan tanpa kabel antara komputer ke komputer. Koneksi jaringan Ad Hoc biasanya banyak digunakan untuk bermain game. Selain itu, Jaringan Ad Hoc juga banyak digunakan untuk mengirim file atau berbagi file seperti game, music, video dan lain sebagainya.
Jaringan ad hoc adalah alternatif pintar untuk menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemaJika komputer yang terhubung ke internet mati atau shut down, semua komputer yang merupakan bagian dari jaringan ad hoc kehilangan akses internet.
Untuk menghubungkan ke Internet, satu komputer selalu memerlukan sambungan jaringan kabel. Ad Hoc adalah suatu koneksi jaringan tanpa kabel antara komputer ke komputer. Koneksi jaringan Ad Hoc biasanya banyak digunakan untuk bermain game seperti DoTa dan Counter Strike. Selain itu, jaringan Ad Hoc juga banyak digunakan untuk mengirim file atau berbagi file seperti game, music, video dan lain sebagainya.
Jaringan ad hoc adalah alternatif pintar untuk menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemahan:
  • Jika komputer yang terhubung ke internet mati atau shut down, semua komputer yang merupakan bagian dari jaringan ad hoc kehilangan akses internet. 
  • Untuk menghubungkan ke Internet, satu komputer selalu memerlukan sambungan jaringan kabel.
langkah-langkahnya :


Klik open network and sharing center untuk  membuat jaringan ad hoc

     

Setelah di klik td akan muncul control panel dan pilih menu manage wireless networks



Setelah itu akan muncul seperti gambar di bawah ini, kemudian klik menu add

Setelah di klik akan mucul gambar di bawah dan ada pilihan jaringan apa yang akan kita buat, kita pilih create an ad hoc network


Setelah di klik muncul perintah untuk membuat jaringan ad hoc, kemudian kita klik next



Setelah di klik akan muncul perintah seperti di bawah untuk membuat nama jaringan dan pilihan untuk keamanaan jaringan yang akan kita buat, kemudian klik next




Setelah itu akan muncul perintah yang sedang membuat koneksi internet



Kemudian akan muncul gambar dibawah ini dan untuk selanjutnya di masukkan IP address, DNS dll agar bisa saling bertukar data dari banyak computer yang menggunakan jaringan ini. Caranya, pada menu Manage wireless network, pilih adapter properties, pada tab Networking, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IP 4) lalu klik Properties. Isikan IP Addressnya, lalu tekan OK. Caranya, pada menu Manage wireless network, pilih adapter properties, pada tab Networking, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IP 4) lalu klik Properties. Isikan IP Addressnya, lalu tekan OK




Jumat, 05 November 2010

RESUME MONITOR & PRINTER [3 NOVEMBER 2010]

MONITOR

Monitor CRT (Cathode Ray Tube)

Pada monitor jenis CRT, layar penampil menggunakan tabung katoda. Cara kerja dari teknologi ini untuk memunculkan tampilan pada monitor adalah dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap.

Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dua jenis monitor lain, yaitu LCD dan Plasma Gas. Walaupun begitu, resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Adapun kekurangan dari teknologi CRT adalah diperlukanya teknologi listrik yang cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.
Monitor LCD (Liquid Crystal Display)
Sebuah monitor LCD menggunakan teknologi sejenis kristal liquid yang dapat berpencar, bukan lagi menggunakan tabung elektron seperti yang digunakan oleh monitor jenis CRT. Teknologi yang dihasilkan berupa monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel. Display dengan layar berbentuk pipih dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena mampunyai bentuk yang pipih, monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer–komputer portable.
Kelebihan lain dari monitor LCD adalah terdapatnya Brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 : 1. Brighness ratio merupakan perbandingan antara tempilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang. Beberapa waktu lalu, monitor berjenis LCD ini masih mempunyai masalah pada resolusi. Saat itu, monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tetapi masalah tersebut sudah dapat di atasi dengan teknik anti aliasting.
Dengan teknologi yang disajikan, rasanya pantas juga monitor LCD untuk mematok harga yang lebih mahal di banding minitor berjenis CRT.
Monitor Plasma Gas
Monitor berjenis plasma merupakan inovasi baru dari teknologi yang digunakan oleh monitor. Dengan menggabungkan teknologi CRT dan LCD dapat menghasilkan teknologi yang membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar teknologi CRT. Teknologi plasma gas juga menggunakan fosfor seperti pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat berpencar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal ini membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang di hasilkan pun lebih baik dari monitor CRT. Monitor dengan teknologi Plasma Gas ini dapat kita jumpai di berbagai pertunjukan, jika kita lihat ada monitor raksasa, itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.
PRINTER 

Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya.Jenis - jenis printer di antaranya :

    Jenis Ink Jet

Cara kerjanya yaitu :

Menyemprotkan cairan tinta ke kertas. Printhead printer inkjet diberi nama piezoelectric printheads. Kualitas hasil printer diukur dengan dots per inch (dpi) dan kecepatan mencetaknya diukur dengan pages per minute (ppm)

Jenis Dot Matrix

Cara kerjanya yaitu :

Didalam kepala printer (printhead) berisi beberapa pin yang bergerak dari kiri ke kanan kertas dalam satu baris untuk waktu tertentu. Semakin banyak pin yang terdapat pada kepala printer maka hasil cetakan semakin bagus yang diberinama Near Letter Quality (NLQ). Adapun jumlah pin yang terdapat pada dot matrix, yaitu : 9-pin, 24- pin, 48-pin. Kecepatan untuk dot matrix printer dalam pencetakan disebut characters per second (cps).
 

Jenis Laser Jet

 Printer laser mempunyai 6 (enam) langkah proses kerja, yaitu :

a. Cleaning, yaitu : Ketika tulisan telah dicetak keatas kertas dan drum terangkat keatas untuk membersihkan toner yang tersisa dari drum

b. Conditioning, yaitu : Membersihkan tulisan yang tersembunyi dari drum untuk menerima tulisan berikutnya

c.  Writing, yaitu : menulis tulisan dari drum ke kertas menggunakan sinar laser

d.  Developing, yaitu : meletakkan tulisan tersembunyi ke dalam drum

e. Transferring, yaitu : menempelkan toner kedalam tulisan tersembunyi dalam drum untuk dikirim ke kertas.
f.  Fusing, yaitu : untuk memanasi toner yang diletakkan pada kertas agar melekat  dengan kuat.


 

Kamis, 28 Oktober 2010

RESUME PRAKTIKUM (27 Oktober 2010)



Pada praktikum kali ini menjelaskan mengenai processor yang ada di dalam laptop masing-masing. Dengan menggunakan CPUz sebagai alat untuk melihat bagian-bagian dari processor dan kerja dari processor itu sendiri. Dalam CPUz tersebut processor sendiri dibagi menjadi 3 buah bagian yaitu yang pertama adalah processor yang berisi tentang nama,  spesifikasi, code,  instruksi  dan bagian-bagian yang berhubungan processor itu sendri. Penjelasan mengenai processor yaitu sebagai berikut
-          Name yaitu nama dari processor itu sendiri
-          Code name yaitu kode yang menujukkan model dari processor itu
-          Package yaitu berisi tentang socket
-          Technology
-          Spesifikasi yaitu tentang jenis serta kecepatan grafiknya
-          Instruksi yaitu berisi microprocessor yang mempengaruhi kerja processor itu sendiri
Pada bagian yang kedua disebut core clocks yaitu inti processor itu sendiri yang dibagi menjadi beberapa bagian antara lain :
-          Core speed yaitu kecepatan inti dari processor
-          Multiplier yaitu penghubung antara core speed dengan speed bus
-          Speed buas yaitu alat yang berfungsi sebagai pengalir data dari processor ke computer
-          QPI link adalah kecepatan bus pengganti FSB, kalau FSB adalah jalur transmisi data antara chipset, prosessor dan memory, QPI lebih sederhana lagi. QPI adalah kecepatan transmisi data dari prosessor ke chipset.
Pada bagian ketiga yaitu cache yaitu Suatu tempat untuk menyimpan sesuatu secara sementara, mekanisme untuk mempercepat transfer data dengan cara menyimpan data yang telah di akses di suatu buffer, dengan harapan jika data yang sama akan diakses, akses akan menjadi lebih cepat. Cache sendiri memiliki level-level. Lemvel tertinggi yang ada adalah level 5. Tetapi kebanyakan sampai 3 level. Semakin kecil level semakin kuat kecepatannya.
Intruksi Processors MMX & CT-X
1.   MMX
Intel MMX Technology merupakan sebuah ekstensi instruksi mikroprosesor yang membantu proses perhitungan pada beberapa aplikasi, terutama aplikasi multimedia, game, editor gambar dua dimensi, kompresi/dekompresi, enkripsi, dan aplikasi lainnya. Banyak orang menyebut MMX ini adalah sebuah singkatan dari Multimedia Extension atau Matrix Math Extension atau Multiple Math Extension, meski Intel sendiri tidak menyatakan bahwa MMX adalah sebuah singkatan.
Instruksi MMX ditambahkan pertama kali pada prosesor Intel Pentium MMX yang dirilis tahun 1997, yang terdiri dari 57 instruksi baru yang ditambahkan. Semua instruksi tersebut merupakan instruksi yang dalam istilah Arsitektur Komputer disebut dengan SIMD (Single Instruction Multiple Data)

2.   VT-X
VT-X: menerjemahkan perintah dari prosesor. Mesin usulan mampu menyederhanakan virtual monitors (VMMs) meningkatkan kinerja virtual system



Kamis, 21 Oktober 2010

Merakit PC (Personal Computer)

Komputer (PC) terdiri dari beberapa bagian yang awalnya terpisah dan di gabung sehingga dapat bekerja karena berhubungan satu sama lain. banyak tahapan-tahapan yang harus kita lakukan dalam merakit PC.

kita akan merakit CPU seperti diatas yang tentunya menjadi otak komputer dan langkah-langkah cara merakitnya seperti berikut :

A.Persiapan
Pada bagian ini semua komponen yang di butuhkan untuk merakit PC disediakan, seperti penentuan konfigurasi komputer, komponen-komponen komputer yang akan dirakit, alat bantu komponen, serta alat bantu seperti obeng dan buku referensi untuk memandu kita dalam merakit PC itu sendiri. Perlu diperhatikan juga keselamatan dalam merakit PC karena semuanya berhubungan dengan elektronika karena sangat bahaya jika terjadi kesalahan sedikit saja.

B. Perakitan
Ini adalah inti dari semua kegiatan yang kita lakukan. Tahapan proses perakitan sebagai berikut :Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
   
1. Penyiapan Motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2. Memasang Processor

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci. 
Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot. 

3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 

4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.

 5. Memasang Motherboard pada Casing
 Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing



Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.



9. Memasang Card Adapter 

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
 10. Penyelessaian Akhir

  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

Sekarang telah selesai merakit komputer, untuk dapat menggunakan komputer kita harus mengatur program BIOS terlebih dahulu dan memasang program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam hardisknya. Sebelum mengatur program BIOS kita check kembali apa yang kita rakit tadi terutama posisi jumper jangan ada yang salah. Demikian pula processor dan RAM serta kabel-kabel penghubung hardisk, floppy drive dan CD ROOM drive. Setelah di check da yakin benar kita dapat melakakukan pengaturan program BIOS. Setelah selesai seluruhnya komputer dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang dapat membantu kita.